MENGENAL MALAIKAT DAN TUGASNYA
A.
Pengertian
Malaikat
Malaikat
merupakan mahkluk ciptaan Allah yang ghaib. Berbeda dengan makhluk
lainnya, malaikat tercipta dari nur atau cahaya. Malaikat
adalah satu-satunya mahluk Allah SWT yang paling taat dan tunduk kepada-NYA.
Allah SWT menciptakan malaikat dengan tanpa mempunyai nafsu dan pikiran. Malaikat hanya mengerjakan apapun yang
diperintahkan oleh Allah SWT kepada mereka. Malaikat pun ada banyak, namun
dalam kehidupan kita hanya ada sepuluh nama malaikat yang wajib kita ketahui
dan imani.
Pengertian
malaikat dalam bahasa Arab sendiri berasal dari kata malaikah atau malak yang
memiliki arti kekuatan. Kata malak ini berasal dari kata masdhar
al-alukah yang berrti risalah atau misi. Lain hanya menurut istilah
dan syari’at, malaikat memiliki pengertian adalah mahkluk Allah SWT yang
diciptakan dari nur atau cahaya dan sifatnya ghaib dan
selalu taat serta patuh dalam melaksanakan segala tugas maupun perintah yang
diberikan Allah kepadanya.
Malaikat memiliki sifat
dan karakteristik berbeda dengan makhluk Allah yang lainnya. Sifat yang
dimiliki malaikat sangat berbeda dengan makhluk Allah lainnya seperti, manusia,
jin maupun setan. Malaikat tidak memiliki hawa nafsu dan rasa lapar seperti
halnya yang dimiliki manusia dan jin.
Malaikat
tidak pernah tertidur, tidak makan dan minum. Malaikat pun senantiasa berdzikir
kepada Allah SWT. Malaikat itu ghaib sehingga wujudnya pun
tidak bisa dilihat oleh mata manusia dan tidak seperti wujud yang digambarkan
oleh kebanyakan buku maupun film-film tentang malaikat.
B.
Iman
Kepada Malaikat Allah SWT
Dalam
rukun iman, iman kepada malaikat Allah SWT menempati posisi urutan kedua.
Malaikat adalah makhluk yang memiliki kekuatan dan tugas masing-masing yang
diperintahkan langsung oleh Allah SWT. Menempati posisi kedua dalam rukun iman,
maka sebagai seorang muslim kita hendaknya harus mengimani adanya wujud
malaikat-malaikat Allah SWT. Meskipun kita sendiri tidak dapat melihat malaikat
dengan mata kita kita tetap harus meyakininya sebagai salah satu makhluk
ciptaan Allah SWT.
Malaikat
selalu menyembah Allah dan tidak ada kata untuk melanggar segala apa yang telah
Allah turunkan kepadanya. Malaikat adalah makhluk Allah yang paling suci karena
jauh dari kata dosa. Tak seorangpun tahu jumlah pasti malaikat Allah. Allah lah
maha mengetahui berapa jumlah dan kepastian tentang malaikat.
C.
Wujud
Malaikat Allah SWT
Dalam agama Islam telah dijelaskan bahwa,
wujud malaikat sangat mustahil untuk dilihat oleh mata telanjang manusia bahkan
dengan bantuan alat-alat canggih sekalipun. Mata manusia tidak akan pernah bisa
melihat wujud malaikat kecuali dengan kuasa dan kehendak dari Allah SWT. Hal tersebut dikarenakan mata
manusia diciptakan Allah dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam
yang diberi bentuk sehingga tidak akan mampu melihat wujud asli dari malaikat
Allah yang asalnya terdiri dari cahaya yang sungguh menyilaukan.
Maka dari itu sekalipun Allah SWT menghendaki
Nabi dan Rasulnya untuk bertemu dengan malaikat utusan-NYA, malaikat akan
mengubah bentuknya menjadi serupa dengan manusia karena wujud asli mereka yang
sangat menyilaukan mata hingga membutakan mata manusia biasa. Subhanallah. Dengan kuasa Allah
pula, hanya Nabi Muhammad Saw, yang mampu melihat wujud asli malaikat bahkan
pertemuannya terhitung hingga dua kali. Yaitu pertemuan Rasulullah dengan
malaikat Jibril.
Allah berfirman dan menerangkan
wujud malaikat di dalam Al-Qur’an, surah Faathir 35:1 yang memiliki arti
sebagaimana beriku :
“Segala puji bagi Allah Sang
pencipta langit dan bumi, Yang menjadikannya malaikat sebagai utusan-utusan
(untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada
yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-NYA apa yang
dikehendaki-NYA. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Faathir 35:1)
Sebagaimana yang telah difirmankan Allah di
atas, wujud malaikat mempunyai sayap sebanyak dua, tiga, bahkan ada yang empat.
Mukzizat lainnya yang diberikan Allah SWT kepada malaikat adalah wujudnya yang
tidak akan bertambah tua ataupun bertambah muda, keadaan malaikat hingga
sekarang adalah sama persis dengan keadaan pertama kali mereka diciptakan
Allah.
Dalam ajaran Islam, ibadah dan amalan-amalan
yang dilakukan baik manusia maupun jin lebih disukai Allah dibandingkan ibadah
yang dilakukan oleh para malaikat, mengapa demikian? Karena manusia maupun jin
memiliki akal yang bisa membuat mereka menentukan pilihannya sendiri berbeda
dengan para malaikat yang tidak memiliki pilihan untuk menentukan keinginannya. Malaikat dengan senang hati
melaksanakan dan mengemban tugas-tugas yang diperintahkan allah SWT kepadanya.
Malaikat lebih memilih untuk tetap taat dan mengerjakan tugas-tugas tertentu
dai Allah dalam mengelola alam semesta. Malaikat juga makhluk yang memiliki
kecepatan luar biasa.
Malaikat dapat melintasi dengan mudah alam
semesta secepat kilta atau bahkan lebih cepat lagi tidak ada seperkian detik.
Malaikat tidak beribu maupun berayah. Malaikat adalah makhluk Allah yang
tunggal. Mereka tidak berjenis baik laki-laki maupun perempuan. Malaikat tidak
berkeluarga maupun beranak.
D.
Sifat-Sifat Malaikat
Malaikat berbeda dengan manusia, jin maupun
setan. Malaikat memiliki sifat dan karakteristik yang diciptakan oleh Allah
bersamaan dengan wujudnya. Dalam ajaran agama Islam, sifat-sifat yang diyakini
milik malaikat oleh umat muslim adalah sebagai berikut :
1. Malaikat senantiasa tiada lelah
dan rasa kantuk untuk selalu bertasbih kepada Allah sepanjang siang dan malam
dan tidak akan pernah berhenti.
2. Malaikat berbeda dengan makhluk
Allah yang lainnya. Malaikat adalah makhluk Allah yang suci dari sifat-sifat
yang dimiliki manusia dan jin. Malaikat tidak memiliki hawa nafsu, lapar,
sakit, makan dan minum, tidur dan lain sebagainya.
3. Malaikat sangat patuh dan taat
kepada Allah. Semenjak pertama kali diciptakannya, malaikat hanya mematuhi dan
menjalankan segala yang diperintahkan oleh Allah.
4. Malaikat yang jauh dari hawa
nafsu, sudah pasti akan menjauhi segala sesuatu yang maksiat. Malaikat hanya
akan mengamalkan apa saja yang diperintahkan Allah kepadanya.
5. Makhluk Allah yang memiliki
sifat malu.
6. Dalam Islam, disebutkan
malaikat sangat sensitif dan terganggu dengan adanya bau tidak sedap, anjing
dan patung.
7. Malaikat tidak memiliki rasa
lapar sehingga tidak membutuhkan makan maupun minum.
8. Mukjizat Allah yang diberikan
kepada malaikat adalah bisa mengubah wujud dan bentuk rupanya.
9. Malaikat dicipta dari nur atau
cahaya sehingga malaikat mempunyai kekuatan dan kecepatan cahaya yang luar
biasa. Malaikat bisa berpindah tempat dan melintasi alam semesta hanya
seperkian detik.
Malaikat tidak memiliki rasa lelah sama
sekali. Malaikat tidak akan merasa lelah dalam melaksanakan apapun yang diperintahkan
Allah kepada mereka. Malaikat yang merupakan makhluk ghaib, wujud malaikat pun
tidak dapat dilihat, didengar, diraba, dicium dan dirasakan manusia biasa. Panca indera manusia tidak
dapat menjangkau wujud malaikat. Terkecuali dengan kuasa dan kehendak yang
Khalik, Allah SWT.
E.
Tempat yang Tidak Disukai
Malaikat
Dalam ajaran Islam, atau syari’at Islam, ada
beberapa tempat dimana para malaikat enggan dan tidak mau mendatangi tempat
tersebut. Namun juga ada beberapa pengecualian, jika malaikat-malaikat tertentu
akan tetap mendatangi tempat tersebut karena atas izin dan perintah Allah SWT.
Hal tersebut disampaikan dan diterangkan oleh
Ibnu Wadhdhah, Imam Al-Khaththabi, dan beserta yang lainnya. Berikut beberapa
tempat atau rumah yang tidak akan dimasuki oleh para malaikat :
1. Tempat-tempat yang di dalamnya
terdapat peliharaan anjing, namun beberapa ulama menyebutkan kecuali anjing
tersebut dipelihara untuk kepentingan penjagaan keamanan dan pertanian.
2. Tempat yang diletakkan patung
maupun gambar di dalamnya.
3. Tempat dimana di dalamnya ada
seseorang muslim yang mengangkat senjatanya kepada saudaranya yang sesama
muslim.
4. Tempat-tempat yang memiliki bau
yang tidak sedap atau sangat menyengat.
Hal-hal di atas, kesemuanya
berdasarkan dalil-dalil dari hadits shahih yang telah dicatat maupun dibukukan
oleh para Imam besar umat muslim. Imam-imam besar tersebut diantaranya adalah
Imam Hambali, Imam Syafi’i, Bukhari, Tarmidzy, Muslim dan ulama lainnya.
F.
Nama-Nama Malaikat Yang
Wajib Diketahui
Tidak ada yang tahu pasti berapa jumlah
malaikat sesungguhnya. Hanya Allah yang maha Mengetahui yang tahu pasti. Di
antara jumlah malaikat yang banyak tersebut, berikut nama-nama malaikat yang
wajib kita sebagai seorang muslim ketahui. Ini berdasarkan Al-Qur’an, Hadits
maupun kitab-kitab ajaran Islam lainnya. Berikut ulasannya :
1. Malaikat Jibril, Sang pemimpin para malaikat, memiliki tugas sebagai penyampai
wahyu dan mengajarkannya kepada para nabi dan rasul Allah.
2. Malaikat Mikail, Malaikat yang bertugas untuk memberi rezeki kepada seluruh mahkluk
Allah. Mikail memiliki pasukan yang dapat membantunya untuk mengatur alam
seperti tanaman, hujan, angin, jalannya matahari, bulan dan bintang yang merupakan
proses perputaran siang dan malam.
3. Malaikat Israfil, Merupakan malaikat yang akan bertugas dihari akhir, Ia adalah
peniup Sangkakala pada hari kiamat dan hari kebangkitan manusia dan alam
semesta (yaumul ba’ats).
4. Malaikat Munkar dan Nakir, Dua malaikat yang bertugas untuk memeriksa amal dan ibadah manusia
di alam barzakh.
5. Malaikat Izrail, Malaikat pencabut nyawa. Izrail dalam menjalankan tugasnya dibagi
menjadi 2 jenis sifat. Jika mereka yang akan mati adalah orang amal dan ibadah
yang baik maka Ia akan menyabut nyawanya dengan begitu lembut seringan helaian
bulu. Namun sebaliknya jika yang akan menemui ajal mereka yang jahat maka keras
dan kasar pula cara Izrail menyabutnya.
6. Malaikat Raqib, Bertugas untuk mencatat amal ibadah yang baik semasa manusia
hidup.
7. Malaikat Atid, Bertugas mencatat amal buruk manusia.
8. Malaikat Ridwan, Malaikat penjaga pintu surga.
9. Malaikat Malik, Pemimpin malaikat Zabaniah dan penjaga pintu neraka.
10. Malaikat Zabaniah, Pasukan malaikat malik yang bertugas menghukum dan menyiksa
manusia di neraka.
11. Malaikat di sekitar Arsy:
terdiri dari Hamalat al-‘arsy yaitu empat malaikat pembawa ‘Arsy Allah, yang
jumlah nya ditambah empat menjadi delapan saat hari kiamat. Malaikat Haffun
yaitu para malaikat yang melingkari Arsy sambil bertasbih.
Demikianlah penjelasan mengenai malaikat Allah. Sebagai seorang
muslim yang beriman, mengimani dan mengenal malaikat Allah adalah sebuat
keharusan, semoga dengan sedikit pengetahuan ini menjadikan kita seorang muslim
yang lebih baik lagi. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar